IRIFair, Kompetisi Ilmiah Riset Tugas Akhir untuk Mahasiswa S1 dan S2

Technology-Indonesia.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair), kompetisi ilmiah riset tugas akhir tingkat mahasiswa Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2).

IRIFair diselenggarakan sebagai komitmen dan upaya BRIN dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas talenta riset dan inovasi Indonesia, melalui misi scouting dan pembinaan talenta riset dan inovasi secara komprehensif, berkelanjutan, dan inovatif.

Rangkaian kegiatan IRIFair dilaksanakan bersamaan dengan gelaran Indonesia Research and Innovation (InaRI) Expo 2023 di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong, pada 20-23 September 2023.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko melalui keterangan tertulis mengatakan, IRIFair diselenggarakan untuk menemukan bibit talenta riset dan inovasi dari jenjang pendidikan tinggi yang kemudian akan didampingi secara berkelanjutan, sebagai agen penerus pengembangan ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi

“Yang dikompetisikan adalah riset tugas akhir mereka yang telah dinilai lulus dari kampus, lalu kita saring lagi untuk mencari yang terbaik,” jelas Handoko.

Talenta IRIFair selanjutnya akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang S2 maupun S3 melalui program bantuan studi berbasis riset Degree by Research (DbR) dan Research Assistant (RA).

Skema tersebut memberikan peluang berkolaborasi langsung dengan periset BRIN dan memantapkan proyeksi riset mereka ke depan. Bidang riset dan inovasi dalam IRIFair sangat luas dan terbagi dalam empat kluster besar, yaitu Technology and Engineering Sciences; Earth, Space and Marine Sciences; Life and Natural Sciences; dan Social Sciences and Humanities.

IRIFair diselenggarakan BRIN melalui Direktorat Manajemen Talenta, Kedeputian Bidang Sumber Daya Manusia Iptek. IRIFAIR 2023 diikuti 799 pendaftar, baik dari universitas dalam maupun luar negeri, seperti dari kampus di Albania, Rusia, Inggris, Tiongkok, Belgia, Thailand, dan Korea Selatan.

“Mereka kemudian diseleksi hingga terpilih 60 finalis IRIFair yang akan menjalani proses penjurian secara langsung oleh para periset BRIN yang ahli di bidangnya,” terang Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Iptek BRIN Edy Giri Rachman Putra.

Tidak hanya sebagai arena kompetisi, IRIFair juga digelar sebagai wadah eksplorasi dan ekshibisi. Pada pelaksanaannya, IRIFair 2023 terdiri dari Scholar Research Competition, tempat para finalis mengkompetisikan riset tugas akhir mereka; serta 3-Minute Research Pitch dan Research Poster Competition untuk mengeksplorasi kemampuan dan kreativitas para finalis dalam mengomunikasikan riset dan inovasi mereka kepada publik.

60 Peserta Presentasikan Hasil Riset

Sebanyak 60 peserta kompetisi memaparkan materi risetnya berdurasi masing-masing 3 menit pada ajang IRIFair – 3 Minutes Research di Kawasan Sains Teknologi Soekarno BRIN, Cibinong, Kamis (21/9/2023).

Kompetisi ini berbasiskan pada penelitian tugas akhir para peserta yang merupakan sarjana S1/D4 dan S2 yang telah menyelesaikan tugas akhirnya. Mereka telah dinyatakan lulus dalam kurun waktu 1 tahun terakhir sejak pendaftaran IRIFair dibuka.

Di hadapan dewan juri, para peserta dari berpidato memaparkan judul riset tugas akhirnya secara bergantian sesuai dengan klaster yang dikompetisikan.

Para peserta berasal dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Mereka tampil dalam berbagai presentasi, di antaranya memaparkan topik Nuclear Medicine for Better Life, Characterization of Oil Palm Empty Fruit Brunches Cellulose for Controlling the Sustainable Release of Nitrogen Fertilizers, Accurate Enzyme Dosing for Feather Cleanup in Edible Bird’s Nest (EBN) with AI, Probabilistic Seismic Hazard Assessment of Sumatra, dan sebagainya.

Pemenang akan diberi penganugerahan pada 23 September 2023 yang merupakan terakhir gelaran InaRI Expo. Selain mendapatkan hibah penelitian, para finalis dan pemenang juga berkesempatan mendapatkan program pengembangan diri. Hal itu berupa program dari BRIN yaitu program Degree by Research dan insentif penelitian dengan skema program Research Assistant.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014).
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author