F-Technopark IPB Kembangkan Beras Artifisial

 

Boleh jadi ini adalah solusi dari permasalahan beras di Indonesia. Ketika negeri ini dihadapkan target 10 juta ton 2014 yang diragukan pencapaiannya karena kendala lahan sawah dan sebagainya, apa yang dilakukan F-Tecnopark dari Bogor bisa menjadi kabar gembira.
 
Peneliti di F-Technopark Institut Pertanian Bogor telah melahirkan produk pangan alternatif mirip beras. Produk tersebut diberi nama “beras analog”.

Direktur F-Tecnopark Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Dr Slamet Budijanto mengatakan produk mirip beras yang dikembangkan terbuat dari tepung lokal selain beras dan terigu dan diberi n nama beras artifisial, beras tiruan dan lainnya.

Menurut Slamet  produk pangan tersebut dirancang khusus untuk menghasilkan sifat fungsional dengan menggunakan bahan tepung lokal, seperti sorgum, sagu, dan umbi-umbian. Bahannya bisa ditambahkan dengan ‘ingridient’ pangan seperti serat, antioksidan dan bahan lainnya sesuai keinginan.

Di luar negeri seperti China dan Filipina, ‘beras’ mirip beras ini diproduksi dari beras menir menjadi beras utuh untuk kebutuhan fortifikasi vitamin atau mineral tertentu. “Di antaranya untuk fortifikasi zat besi,” katanya menambahkan.

Mengenai teknologi pembuatannya, menurut Slamet, Technopark menggunakan teknologi ekstrusi menggunakan “tween screw extruder” dengan “dye” yang dirancang khusus dengan mengatur kondisi proses dan formulanya. Secara umum, teknologi ekstrusi memungkinkan untuk melakukan serangkaian proses pengolahan seperti mencampur, menggiling, memasak, mendinginkan, mengeringkan dan mencetak dalam satu rangkaian proses. (ant)

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014).
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author