Mantap, Varietas Padi Baru Produksi Tinggi

Jakarta, Technology-Indonesia.com – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) pada tahun 2019 telah melepas varietas unggul baru padi yang diberi nama varietas Mantap. Varietas padi sawah terbaru ini memiliki produksi hasil tinggi dan tahan Wereng Batang Coklat (WBC). Varietas Mantap juga tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, 2 serta 3 serta penyakit hawar daun bakteri (HDB).

“Varietas Mantap merupakan padi hasil persilangan Bio 12 dengan RHS412-1CX-20X-02H, memiliki potensi hasil hingga 9,1 ton/ha dengan rata-rata produksi mencapai 7,2 ton/ha dan umur berkisar 116 hari setelah semai,” ungkap Indrastuti A Rumanti, peneliti varietas ini pada Selasa (5/5/2020) di Subang.

Mantap merupakan akronim dari Idaman Petani Padi. Melalui penamaan tersebut, para peneliti berharap varietas ini dapat menjadi idaman seluruh petani karena produksinya yang tinggi.

Varietas Mantap telah menampakkan hasilnya di lapangan. Seorang petani dari Pandeglang, Banten, Rapli melalui sambungan telepon mengungkapkan bahwa di sawah tadah hujan miliknya, varietas Mantap mampu menghasilkan hingga 8,5 ton/ha. “Berasnya bening, nasinya enak, bulirnya bagus,” tambahnya.

Senada dengan Rapli, Pamuji petani dari Kabupaten Banyumas juga memberikan pengakuan bahwa bulir dan rasa dari varietas Mantap lebih bagus daripada varietas lain yang pernah ia tanam.

“Produktivitasnya mampu mencapai 8,5 ton/Ha, lebih tinggi daripada Mekongga dan Inpari 32, namun malainya lebat hingga hampir 20% tanaman mudah rebah,” ujarnya.



Indrastuti mengakui bahwa varietas Mantap memiliki tingkat produksi tinggi, umurnya genjah, serta beras ramping, bening dan nasi yang pulen sehingga mulai banyak diminati petani. Namun di satu sisi masih perlu penyempurnaan batang yang kokoh agar lebih tahan rebah.

“Jumlah gabah per malai memang tinggi berkisar 250-300 bulit/malai, sehingga bulir yang panjang dan berat memang harus ditopang oleh batang yang kuat, perbaikan melalui proses pemuliaan akan terus dilakukan di BB Padi,” terangnya

Indrastuti juga mengungkapkan bahwa untuk edisi Mantap berikutnya, sedang dirancang agar bisa menghasilkan varietas dengan batang yang lebih kuat, dan diharapkan lebih bagus hasilnya serta ketahanannya terhadap blast daun maupun blast leher.

“Bagi para petani yang berminat untuk menanam atau menangkarkan varietas Mantap, benihnya telah tersedia di Unit pengelola Benih Sumber BB Padi,” tutupnya.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author