LAPAN Gelar KOMBAT Bagi Mahasiswa

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan menggelar Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (KOMBAT) 2014. Para mahasiswa akan berkompetisi untuk mengamati atmosfer dari permukaan dengan menggunakan balon sonde atau radiosonde.

Radiosonde atau radio wind sounding (rawindsonde) merupakan teknologi untuk mengukur profil tekanan udara, temperature, dan kelembapan. Alat ini juga mampu mengukur profil angin horizontal dengan menggunakan penerima GPS, maka itu balon sonde juga disebut sebagai GPS Sonde.

Seperti Kompetisi Muatan Roket Indonesia (KOMURINDO) yang telah berlangsung selama 6 tahun, KOMBAT akan menjadi wadah generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang iptek kedirgantaraan.

Kompetisi ini terbuka untuk seluruh mahasiswa Indonesia. Setiap perguruan tinggi hanya boleh mengirimkan maksimal dua tim peserta. Setiap tim terdiri dari tiga mahasiswa dan satu dosen pembimbing.

KOMBAT 2014 mengusung tema Long Range Surveillance Payload. Muatan Balon Atmosfer (MBA) harus mampu mengukur profil atmosfer hingga jarak ketinggian kurang lebih 10 kilometer. MBA harus merekam dan mengirimkan data tekanan, temperatur, kelembapan relatif, serta kecepatan dan arah angin horizontal.

Dalam kompetisi ini, peserta akan mengikuti tiga tahap seleksi. Seleksi pertama adalah evaluasi proposal. Pada seleksi tahap II mencakup laporan kemajuan yang dilengkapi video rekaman rancang bangun muatan dan hasil uji leboratorium. Dalam evaluasi ini akan dipilih 16 tim terbaik untuk mengikuti uji peluncuran balon atmosfer.

Bagi mahasiswa yang berminat mengikuti kompetisi ini, bisa mengirimkan proposal ke Kantor Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Lapan, Jl. Dr. Junjunan 133 Bandung 40173. Telp. (022) 6037445, fax. (022) 6037443. Proposal dikirimkan paling lambat 15 Februari 2014.

KOMBAT bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap iptek kedirgantaraan. Kompetisi ini menjadi sarana untuk mengenalkan sains dan teknologi atmosfer. KOMBAT 2014 bisa menjadi wadah bagi generasi muda dalam meningkatkan kemampuan pengujian sistem pengukuran atmosfer berbasis telemetri. sumber humas lapan

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014).
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author