TechnologyIndonesia.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Kelistrikan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Indojaya Mitra Sarana untuk mengembangkan purwarupa perangkat pengisian cepat (fast charging) kendaraan listrik roda empat dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) maksimal.
Penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung Kamis (12/2/2026) ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendorong kemandirian teknologi dalam negeri.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi industri otomotif menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kerja sama mencakup kegiatan riset, pengembangan teknologi, serta produksi purwarupa perangkat fast charging yang mengutamakan penggunaan komponen lokal. Inisiatif ini dirancang untuk mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang efisien, andal, dan berdaya saing.
Kepala Pusat Riset Teknologi Kelistrikan BRIN, Eka Rakhman Priandana, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mendorong hilirisasi hasil riset dan inovasi nasional ke sektor industri.
Selain meningkatkan kapasitas teknologi dalam negeri, pengembangan perangkat dengan TKDN maksimal juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada komponen impor serta memperkuat industri manufaktur nasional.
“Pengembangan difokuskan kepada fast charging station kapasitas 60 kW dengan TKDN maksimal serta memberikan opsi pembayaran menggunakan kartu uang elektronik,” ungkap Eka.
Direktur PT Indojaya Mitra Sarana, Edward menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi teknologi pengisian cepat yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan standar keselamatan internasional.
Edward menilai kerja sama dengan BRIN akan mempercepat transfer teknologi serta meningkatkan daya saing produk dalam negeri di sektor kendaraan listrik.
“Kami berharap melalui kerja sama ini, fast charging station dengan TKDN maksimal bisa diproduksi dan dimanfaatkan oleh masyarakat banyak,” ujar Edward.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak menargetkan terciptanya purwarupa perangkat fast charging yang tidak hanya memenuhi standar teknis dan keselamatan, tetapi juga memiliki nilai TKDN tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam penguatan industri nasional. (Sumber: brin.go.id, Ilustrasi: ChatGPT)
BRIN Gandeng PT Indojaya Mitra Sarana Kembangkan Fast Charging Kendaraan Listrik Ber-TKDN Tinggi
