Optimasi Penangkapan Udang Jerbung di Lepas Pantai Cilacap

Seberapa besar potensi sumberdaya udang jerbung (Paneus Mergueiensis de Man)di lepas pantai Cilacap, Jawa Tengah, dapat didekati dengan menggunakan model surplus produksi berdasarkan pertimbangan bio-ekonomi. Hasilnya dapat mempengaruhi kebijakan mengenai penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan Model Schaefer dengan persamaan regresi linear untuk mendapatkan hasil yang maksimum dari penangkapan udang secara biologis dan menggunakan Model Gordon-Schaefer untuk mendapatkan hasil yang maksimum dari penangkapan udang secara ekonomis.

Hasil penelitian menunjukkan tingkat upaya penangkapan udang optimum (E msy) di lepas pantai Cilacap adalah 13.205 trip per tahun. Sementara pemanfaatan sumberdaya tersebut secara lestari terletak pada angka maksimum penangkapan (h msy) 1.291,8 ton per tahun. Sedangkan secara ekonomi, upaya penangkapan (E mey) udang jerbung mencapai 12.351 trip dengan produksi maksimum (h mey) 1286,4 ton. Sedangkan total penerimaan 44 milyar rupiah dan total biaya (cost) 6,5 milyar rupiah sehingga akan didapat keuntungan sebesar 37,6 milyar rupiah. Keunlungan aktual tahun 2005 mencapai 14,5 milyar rupiah.

Hasil tangkapan udang jerbung sebesar 1.271 ton mendekati nilai h mey sedangkan upaya penangkapan (effort) aktualnya sebesar 65.790 trip diatas nilai E mey sehingga usaha penangkapan udang jerbung dengan alal tangkap trammel net tidak ensien untuk dilakukan. Pemanfaatan sumberdaya udang jerbung berdasarkan analisis hasil udang jerbung per satuan upaya penangkapan di lepas pantai Cilacap sudah padat tangkap dan perlu dikurangi upaya penangkapan yang ada.

Pemanfaatan sumberdaya udang jerbung berdasarkan analisis biologi udang yang tertangkap mendekati padat tangkap, sehingga sebaiknya tidak dikeluarkan ijin penangkapan baru untuk alat tangkap trammel net. Pada saat yang sama,pemantauan lebih intensif perlu dilakukan di lapangan. Jika hasil pemantauan tersebut sudah padat tangkap maka digunakan analisis hasil udang per satuan upaya dengan jumlah penangkapan di perairan tersebut dengan pengaturan pemanfaatan menggunakan batas terkecil yaitu MSY dan f optimum udang jerbung.

Untuk mengendalikan pemanfaatannya dalam rangka menjaga keleslarian udang jerbung di perairan tersebut, Pemda Cilacap disarankan untuk segera menerbitkan Surat Keputusan mengenai pengaturan jumlah upaya penangkapan, pengaturan sistem bagi hasil tangkapan dalam wadah kopcrasi dan kegiatan pengawasan pemanfaatan di lapangan. (Penulis adalah Kabid Pelayanan Teknis BB Sosek Balitbang KP)

alt
Udang Jerbung

You May Also Like

More From Author