Sorgum Bioguma Sebagai Penyedia Pakan Lokal Berbasis Kawasan di Situbondo

Jakarta, Technology-Indonesia.com – Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) Balitbangtan mengikuti acara panen raya hijauan di Desa Klatakan Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, (16/11/2021).

Panen raya ini adalah kegiatan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) Sapi Sorgum dengan koordinator Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak). RPIK ini memanfaatkan sorgum varietas Bioguma sebagai pengembangan kawasan untuk penyedia pakan lokal dengan luas pertanaman sebanyak 55 haktare (ha).

Panen tanaman benih sorgum juga dihadiri Wakil Bupati Sumenep Dewi Kholifah, Staf Ahli Bupati MH Riwansia, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Imam Darmaji, Kepala DTPHP Hariyadi Tedjo Laksono dengan di wakili Sekdis Yatno, Kepala BB Biogen Mastur, Ph.D, peneliti Balitbangtan serta para penyuluh pertanian.

Dalam acara panen raya yang menggunakan alat mekanisasi, Kepala BB Biogen memberikan sambutan mengenai peran bioteknologi dalam merakit sorgum varietas Bioguma.

Pada kesempatan ini dilakukan prosesi pemberian bantuan alat mesin panen dan mesin cacah kapasitas 50 ton per jam yang akan dikelola oleh kelompok tani (Poktan) di desa Klatakan kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo. Di kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Situbondo hadir untuk meresmikan pabrik pakan ternak tersebut.

Sekedar informasi, sorgum manis varietas Bioguma Agritan merupakan rakitan BB Biogen Badan Litbang Pertanian. Selain bijinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, batangnya dapat dikembangkan sebagai sumber pakan hijauan. Tanaman sorgum ini juga sangat potensial di kembangkan dilahan tidur maupun di lahan marjinal.

Sorgum bioguma merupakan varietas unggul baru (VUB) yang baru dilepas pada pertengahan 2019. Kelebihan varietas ini diantaranya potensi hasil biji rata-rata 7 ton per hektare, brix gula dalam batang mencapai 15,5%, volume nira mencapai 122 ml dan biomasa batang 44-54 ton per hektare.

Dari segi manfaat, biji sorgum dapat dijadikan pangan berupa beras dan tepung pengganti terigu. Nira dapat diolah menjadi gula cair, kecap dan bioetanol. Sementara batang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak (silase) dan dapat diratun hingga tujuh kali. (Sumber BB Biogen)

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author