Gelar Bimtek Padat Karya, BB Biogen Kenalkan VUB Padi Bioni 63 Ciherang Agritan

Jakarta, Technology-Indonesia.com – Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) Badan Litbang Pertanian, mengenalkan varietas unggul baru (VUB) Padi Bioni 63 Ciherang Agritan kepada peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat Karya di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Cigudeg, Kab. Bogor, (9/3/21).

Bimtek ini digelar untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di masa pandemi Covid-19. Bimtek dihadiri oleh Koordinator Penyuluh, PPL, Pengamat Hama dan Penyakit, Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat dan petani.

Koordinator Penyuluh Pertanian dalam sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya Bimtek karena dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang berdampak pada pendapat petani nantinya. “Kepada para petani dan petugas diminta serius mengikuti Bimtek ini, karena banyak sekali informasi yang diperoleh mengenai varietas unggul tanaman dan teknologi hasil Balitbangtan,” tuturnya.

BB Biogen yang diwakili Dodin Koswanudin dalam paparannya menyampaikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan bioteknologi pertanian yang sudah dihasilkan BB Biogen. Hasil-hasil penelitian dan pengembangan yang sudah dihasilkan oleh BB Biogen, yaitu varietas padi Inpari Blas, Inpari HDB, Inpari 40, Bio patenggang, Bioni 63 Ciherang, Biobestari, Biosalin 1 dan 2, kedelai Biosoy 1 dan 2, Sorgum Bioguma 1, 2 dan 3, cabai Carvi Agrhorti, cabai Biocarvi Agrihorti, jeruk Proksi 1, rumput gajah.

“BB Biogen juga mengembangkan teknologi pengendalian hama ramah lingkungan seperti Feromon seks pengerek batang padi kuning, fero exi, fero lanas, fero litura, fero armi, fero ostri, fero croci,” tutur Dodin.

Dalam paparannya, Dodin juga menyampaikan informasi mengenai padi Bioni 63 Ciherang Agritan yang meliputi deskripsi, cara budidaya, pengolahan hasil dan perbenihan. Varietas padi Bioni 63 Ciherang Agritan dilepas pada 2020 melalui keputusan Menteri Pertanian Nomor 721/HK.540/C/04/2020.

Padi Bioni 63 memiliki potensi hasil 7 ton/hektare (ha), dengan rata-rata hasil 5 – 7 ton/ha. Bobot per 1.000 butir beratnya 27,06 gram. Varietas ini baik ditanam pada musim penghujan dan kemarau dengan ketinggian di bawah 500 mdpl.

Untuk ketahanan terhadap hama, padi Bioni 63 agak tahan terhadap wereng batang cokelat biotipe 1, 2, dan 3, tahan terhadap populasi lapang S1 Bekasi dan JWDL Klaten. Rentan terhadap penggerek batang padi kuning.

Sementara untuk ketahanan terhadap penyakit, padi Bioni 63 agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, tahan terhadap patotipe IV dan rentan terhadap patoripe VIII pada fase vegetatif, agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, tahan terhadap patotipe IV dan agak rentan terhadap patotipe VIII pada fase generatif, agak tahan terhadap blas ras 173, 073, 133, dan 033, tahan terhadap tungro strain Muara.

Para peserta sangat antusias dengan terselenggaranya Bimtek ini. Mereka berharap VUB Bioni 63 dapat menekan serangan hama wereng coklat yang pada musim tanam 2021 serangannya cukup tinggi. Para peserta juga sangat tertarik dengan VUB padi inpari Blas, Biopatenggang, dan Fero PBPK.

Salah seorang peserta bimtek, Suhaimi yang merupakan petani dari Mekarjaya, Cigudeg merasakan manfaat dari acara yang dilaksanakan ini. “Kami merasakan manfaat yang besar dari kegiatan yang dilkukan BB Biogen Balitbangtan dan kami mengharapkan selalu dibimbing dalam melakukan budidaya pertanian terutama adanya varietas unggul dan teknoligi yang lain,” ujar Suhaimi.

Di akhir kegiatan, BB Biogen memberikan bantuan benih Bioni 63 Ciherang kelas breeder seed (label kuning) sebanyak 2 kg kepada masing-masing petani untuk dikembangkan lebih lanjut. (Sumber BB Biogen)

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author