Jakarta, Technology-Indonesia.com – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta pada tahun 2021 masih menjalankan kegiatan Pendampingan Komoditas Utama Kementerian Pertanian dengan padi, cabai dan bawang merah sebagai komoditas yang diusung. Kebun Berseri Bintaro, Jakarta Selatan, menjadi salah satu lokasi demplot untuk komoditas cabai dan bawang merah.
Lahan pertanian produktif yang terletak di tengah perumahan elit Bintaro ini merupakan hasil menyulap semak belukar pada lahan fasum. Kangkung, sawi, terong, cabai, jagung, kacang tanah, dan singkong kerap dipanen dari lahan seluas 10.000 m2.
Komponen teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang diperkenalkan melalui demplot ini diantaranya benih cabai varietas Prima Agrihorti, bawang merah varietas Bima, penggunaan tanaman repellent, dan pestisida nabati bioprotector.
Kendala yang kerap dihadapi pada budi daya cabai adalah serangan hama dan penyakit. Serangan lalat buah, kutu kebul, tungau bahkan burung mengakibatkan panen tidak sesuai harapan. Sementara, komoditas bawang merah, varietas Bima yang diintroduksikan ditanam perdana pada 17 Mei 2021.
Lokasi strategis, pangsa pasar dekat, penataan kebun yang ciamik dengan dukungan tanaman langka, menjadikan kebun ini tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi tapi juga edukasi dan estetika.
Varietas unggul cabai rawit Prima Agrihorti yang telah dilepas oleh Balitbangtan pada tahun 2017 ini memiliki rasa yang pedas serta buah yang lebat dan memiliki. Potensi hasilnya tinggi kurang lebih sebanyak 9,64 – 20,25 ton/ha. Umur berbuah varietas Prima Agrihorti yaitu 45 – 71 hari setelah tanam. Sedangkan umur mulai panen antara 115 – 149 hari setelah tanam.
Sementara bawang merah varietas Bima yang dilepas pada 1984 memiliki produksi umbi sebesar 9,9 ton/hektare umbi kering. Varietas ini cukup tahan terhadap busuk umbi (Botrytis allii) dan peka terhadap busuk ujung daun (Phytophtora porri). (Sumber BPTP Jakarta)
Cabai Prima Agrihorti dan Bawang Merah Bima Bersanding di Kebun Elit Jakarta
