Tinjau Lokasi Banjir, BNPB Salurkan Bantuan dan Perkuat OMC di Jakarta

TechnologyIndonesia.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat upaya penanganan banjir di wilayah DKI Jakarta. Penguatan ini dilakukan melalui pemantauan langsung di lapangan, penyaluran bantuan logistik, serta optimalisasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana melakukan pemantauan langsung pada Minggu (18/1/2025) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan logistik, kesiapan peralatan, serta kesesuaian data kebutuhan warga terdampak dengan kondisi di lapangan.

Pemantauan dilakukan di Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, tepatnya di Lapangan PT United Traktor. Di lokasi tersebut, Andi Eviana meninjau penanganan 8 kepala keluarga (14 jiwa), termasuk pemenuhan kebutuhan dasar, kondisi pengungsian, serta kesiapan logistik dan peralatan pendukung bagi warga maupun petugas.

Seiring kegiatan pemantauan, BNPB menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik pengungsian dan permukiman terdampak. Di Lapangan PT United Traktor, 35 kepala keluarga (130 jiwa) menerima 35 paket bantuan logistik.

Di RT 15 RW 04, 48 kepala keluarga (152 jiwa) menerima 48 paket bantuan melalui koordinasi dengan aparat setempat. Total paket yang disalurkan mencapai 83 paket. Selain itu, BNPB juga menyalurkan tambahan 50 paket sembako untuk warga RT 12 RW 04 yang diserahkan melalui Ketua RW setempat.

Operasi Modifikasi Cuaca

Usai pemantauan dan penyaluran bantuan, Andi Eviana mengikuti rapat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Posko Halim Perdanakusuma untuk memperkuat koordinasi lintas bidang dalam pengendalian curah hujan dan pengurangan risiko bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.

BNPB sebelumnya melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 12–17 Januari 2026 di Posko Halim Perdanakusuma. Selama periode tersebut, dilakukan 20 sorti penerbangan menggunakan 15.000 kg Natrium Klorida (NaCl) dan 5.000 kg Kalsium Oksida (CaO).

BPBD DKI Jakarta juga melaksanakan OMC menggunakan pesawat Casa TNI AU sejak 16 hingga 22 Januari 2026, dengan penerbangan operasional hingga pukul 17.00 WIB setiap hari, sebagai bagian dari sinergi lintas instansi.

Berdasarkan prakiraan cuaca, Jawa bagian barat pada 16–23 Januari 2026 umumnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 20–21 Januari 2026 di Banten bagian barat dan selatan, Jakarta Barat, serta Jawa Barat bagian barat. Hujan sedang hingga lebat juga mungkin terjadi secara bervariasi di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Menindaklanjuti rekomendasi BMKG, BNPB akan kembali melaksanakan OMC pada 20–24 Januari 2026. Saat ini, pesawat Grand Caravan PK-JVH menjalani preventive inspection pada 18–19 Januari 2026 dan akan kembali dioperasikan sesuai jadwal untuk mendukung kegiatan OMC.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author