TechnologyIndonesia.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan teknologi iradiasi sebagai solusi inovatif dalam menjaga keamanan, mutu, dan daya simpan produk pangan.
Peneliti Pusat Riset Proses Radiasi BRIN, Ashri Mukti Benita menjelaskan bahwa iradiasi pangan merupakan teknik pengawetan yang menggunakan radiasi untuk membasmi mikroba, mengendalikan hama, serta memperlambat proses pembusukan tanpa mengurangi kandungan gizi, rasa, maupun kualitas produk.
“Iradiasi efektif memperpanjang umur simpan dan menjaga kesegaran berbagai produk bernilai tinggi, seperti rempah-rempah, ikan, daging, buah, dan sayuran,” ujar Ashri dalam Webinar bertema pemanfaatan teknologi radiasi untuk pangan, pada Jumat (19/9/2025).
Manfaat iradiasi antara lain mengurangi risiko penyakit bawaan makanan, menekan penggunaan bahan kimia, menunda kematangan, serta meningkatkan daya saing produk.
Proses ini dilakukan secara otomatis di fasilitas iradiasi komersial dengan dosis terkontrol dari sumber sinar gamma, berkas elektron, atau sinar-X. Iradiasi juga terbukti aman karena tidak menjadikan makanan radioaktif maupun mengubah cita rasa dan kualitas gizinya.
Indonesia sendiri telah aktif berkontribusi dalam penelitian iradiasi pangan dan menyumbangkan data signifikan di tingkat internasional. Produk pangan khas Indonesia bahkan pernah menjadi sorotan dunia ketika digunakan sebagai pangan darurat bagi korban longsor pada 2014, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di laman websitenya.
Di Indonesia, penggunaan teknologi ini telah diatur melalui UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Peraturan BPOM No. 18 Tahun 2019 tentang Cara Iradiasi Pangan yang Baik, serta SNI 14470:2014. Seiring meningkatnya ketertarikan industri, jumlah fasilitas jasa iradiasi swasta pun bertambah, termasuk untuk produk herbal dan alat kesehatan.
Meski demikian, tantangan masih dihadapi, mulai dari persepsi publik terhadap keamanan iradiasi, kebutuhan investasi yang besar, hingga regulasi pelabelan. Menjawab tantangan ini BRIN mengembangkan program RADIANA (Radiasi Aman Pangan Nasional) yang bertujuan memperkuat kolaborasi riset, industri, dan pemangku kepentingan dalam mendukung inovasi industri pangan nasional. (Sumber: brin.go.id)
Teknologi Iradiasi, Solusi Jaga Keamanan dan Mutu Produk Pangan
