Kepala BNPB Tinjau Progres Pembangunan Hunian Tetap Bagi Warga Bireuen

TechnologyIndonesia.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto memeriksa kondisi dan progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh pada Jumat (13/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Pembangunan huntap dilakukan melalui skema rumah bangun kembali atau insitu sesuai ketetapan surat keputusan Bupati Bireuen yakni sebanyak 365 unit. Saat ini, sebanyak 70 unit huntap insitu sedang dalam proses pembangunan yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Juli, Kecamatan Jangka, dan Kecamatan Peudada.

Sebagai bagian dari tahap awal pembangunan, tiga unit rumah contoh telah selesai dibangun di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli. Rumah contoh tersebut menjadi gambaran kepada masyarakat terkait desain serta kualitas huntap yang akan mereka tempati.

Salah satu warga Desa Balee Panah, Rosyuliana, mengaku merasa senang dengan pembangunan huntap tersebut. Ia mengatakan bahwa rumah contoh yang telah dibangun akan menjadi tempat tinggal bagi adik dan orang tuanya.

“Rasanya senang, huntap lumayan bagus. Tiga huntap contoh ini akan jadi tempat tinggal adik saya dan orang tua saya. Terima kasih untuk BNPB telah membangun hunian tetap untuk kami,” ujar Rosyuliana.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala BNPB juga melihat langsung progres pembangunan huntap insitu di Desa Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka. Dirinya berdialog dengan warga terdampak untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembangunan serta memberikan rekomendasi solusi agar pembangunan hunian dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Selain meninjau pembangunan hunian, Kepala BNPB turut membagikan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Pemerintah melalui BNPB bersama pemerintah daerah terus mempercepat berbagai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Pembangunan hunian sementara dan huntap, penyaluran bantuan logistik, serta pendampingan kepada masyarakat menjadi bagian dari langkah nyata untuk memastikan warga dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih aman, layak, dan produktif pascabencana.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author