Moscow Central Diameter Keempat Dengan Sistem Tiket Canggih Telah Dibuka di Ibu Kota Rusia

Jakarta, Technology-Indonesia.com – Moscow Central Diameter keempat (MCD-4) telah diluncurkan dan dioperasikan di Moskow, Rusia. Jalur komuter baru ini melintasi ibu kota Rusia dari daerah barat ke timur, menghubungkan tujuh stasiun kereta pusat di kota metropolitan tersebut.

MCD-4, yang membentang hingga 86 km merupakan diameter terpanjang di antara semua diameter pusat Moskow. Lusinan layanan baru kini telah tersedia bagi para komuter dengan waktu tempuh perjalanan yang lebih cepat, tingkat kenyamanan yang lebih baik, dan biaya yang lebih murah.

Diameter baru dibuka kurang dari satu bulan setelah MCD-3 dan menjadi jalur sistem angkutan cepat terpanjang yang menempuh jarak 86 km. Dilengkapi 36 stasiun dengan 38 pilihan koneksi ke jalur kereta bawah tanah, MCC, dan MCD lainnya.

MCD-4 akan segera dilayani dua stasiun lagi dengan infrastruktur terkini di antara keempat jalur yang tersedia. Sebanyak 67% dari seluruh stasiun (24 stasiun) yang ada telah menjadi pusat transportasi di Moskow dan memenuhi standar sistem mobilitas perkotaan yang tinggi.

Sistem Tiket Canggih

Interval lalu lintas di MCD-4 hanya 5,5 menit pada jam sibuk, dan tarifnya turun 3 kali lipat dari 200 Rubel menjadi 65 Rubel berkat sistem tarif yang baru. Sistem tiket Moskow ini telah memenangkan penghargaan Transport Ticketing Awards pada 2020 dan 2021.

Sistem tiket Moskow yang canggih memungkinkan para penumpang melakukan transit gratis ke layanan kereta bawah tanah, MCC, dan jalur MCD lainnya dalam jangka waktu 90 dan 120 menit di beberapa rute yang tersedia.

Peluncuran diameter keempat akan memberikan dampak signifikan pada seluruh sistem mobilitas di Kota Moskow. Jalur kereta bawah tanah di sekitarnya akan mengalami penurunan lalu lintas sebesar 9%, dan penurunan jumlah mobil yang lalu lalang di jalan raya.

Kepala Departemen Perhubungan dan Pengembangan Infrastruktur Transportasi Darat Kota Moskow, Maksim Liksutov melalui keterangan tertulis mengatakan MCD-4 menghubungkan lebih dari 20 distrik di Kota Moskow dan 4 kota di pinggiran Kota Moskow.

“Kami memprakirakan bahwa pada akhir tahun 2023, jalur angkutan ini akan digunakan oleh 260-270 ribu orang per harinya, dengan peningkatan kapasitas hingga beberapa tahun mendatang,” ujar Maksim Liksutov.

Proyek Mobilitas Perkotaan

MCD merupakan salah satu proyek mobilitas perkotaan yang paling ambisius di Rusia dan di dunia, yang berupaya untuk meruntuhkan batasan ruang di kota metropolitan Moskow. Dua diameter pertama mulai dioperasikan pada 21 November 2019.

Dibutuhkan waktu 2 tahun untuk merealisasikan proyek ini. Lebih dari 600 juta penumpang telah melakukan perjalanan menggunakan MCD sejak peluncuran perdananya. Ibu kota Rusia ini dipenuhi dengan proyek pembangunan infrastruktur transportasi baru berskala besar pada tahun 2023.

Pada musim semi, sistem BCL (jalur metro lingkaran besar/big circle – lingkaran jalur metro terpanjang di dunia) diluncurkan, dan pada 17 Agustus 2023 Moscow Central Diameter (MCD-3) ketiga mulai beroperasi.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014).
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author