BRIN Kembangkan Safety Engineering pada Navigasi Kendaraan Listrik Otonom

TechnologyIndonesia.id – Untuk mengantisipasi perkembangan jumlah kendaraan listrik, Pusat Riset Elektronika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini sedang melakukan penelitian di bidang navigasi kendaraan listrik otonom.

Perekayasa Ahli Madya Pusat Riset Elektronika BRIN, Sudjono Trihatmo mengatakan bahwa penelitian ini berfokus pada aspek keamanan, baik bagi pengguna di dalam Autonomous Vehicle (AV) maupun bagi pengguna ruang bersama di lingkungan sekitar AV.

Aspek keamanan ditekankan pada pencarian solusi keamanan terhadap gangguan medan elektromagnetik yang berpotensi menyebabkan kegagalan sistem navigasi elektronik sehingga mengoptimalkan/meminimalisir aspek risiko kecelakaan.

“Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan potensi gangguan medan elektromagnetik dalam lingkungan sebuah kendaraan otonom sehingga dapat diambil langkah antisipasi secara teknik agar keamanan (safety) pengguna dapat ditingkatkan,” jelas Sardjono.

Aspek keamanan tersebut mencakup
Electromagnetic Interference (EMI) atau gangguan elektromagnetik yang merupakan gangguan pada jalur listrik yang disebabkan oleh sumber luar, dan berpotensi dapat mengganggu kinerja dari perangkat navigasi pada AV maupun perangkat navigasi/elektronik lainnya di sekitar AV, seperti perangkat elektronik untuk transaksi pada charging stations. 

Pengaruh lingkungan elektromagnetik berpotensi mengganggu kinerja kendaraan otonom yang berhubungan dengan keselamatan pengguna. Interferensi elektromagnetik dapat mengakibatkan gangguan pada perangkat navigasi yaitu GPS receiver yang berfungsi sebagai estimator posisi kendaraan otonom. 

“Kegagalan estimasi posisi dapat berakibat fatal. Identifikasi gangguan tersebut diperlukan untuk mengembangkan desain dari kendaraan otonom,” kata Sudjono.

Lebih lanjut Sudjono menjelaskan, penelitian ini mengembangkan suatu mekanisme navigasi untuk sejauh mungkin menghindarkan AV memasuki suatu lingkungan dimana EMI berpotensi mengganggu.

“Mekanisme navigasi ini dilakukan dengan merancang suatu motion planning yang memungkinkan AV menghindari daerah dengan potensi EMI yang tinggi namun AV tetap dapat mencapai tujuan yang didefinisikan dengan jarak tempuh yang terukur,” ungkap Sardjono.

Lebih lanjut Sardjono menjelaskan bahwa penelitian ini menghasilkan desain AV yang handal terhadap EMI khususnya radiated EMI maka dalam kegiatan ini akan dikembangkan metode uji ruang terbuka.

“Agar sebuah kendaraan listrik otonomus tidak terganggu kinerjanya, maka telah ditunjukkan dalam simulasi model bahwa rute yang diambil oleh sebuah kendaraan listrik otonomus dapat menghindari medan elektromagnetik yang berpotensi mengganggu kinerja,” tutur Sardjono. 

Masalah kendaraan listrik otonom dapat dikatakan sebagai masalah optimasi bi-objektif. Fungsi tujuan bersifat linier sehingga metode sekalarisasi jumlah tertimbang dapat diterapkan. Kendala ketimpangan tersebut dapat diakomodasi untuk menghindari ruas rute yang mengandung kekuatan medan elektromagnetik yang berbahaya.

“Dengan memilih faktor penimbangan yang sesuai, pengguna dapat menentukan apakah faktor yang dominan adalah energi (jarak pendek) atau keselamatan (EMI rendah),” jelas Sardjono.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung industri dalam penerapan teknologi kendaraan otonom. Pihaknya berharap hasil penelitian ini dapat diimplementasikan pada Automated Guided Vehicle (AGV) industri agar keandalannya tetap terjaga saat memasuki fase komersialisasi.

“Selain itu, metode pengukuran OATS yang efisien dapat digunakan oleh industri nasional untuk melakukan tes pra-kepatuhan, sehingga dapat mengurangi biaya produksi produk yang andal,” pungkas Sardjono. (Sumber: brin.go.id, Ilustrasi: pixabay.com/pixaline)

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author