Red Hat OpenShift Kembali Raih Posisi Leader di 2025 Gartner Magic Quadrant untuk Container Management

TechnologyIndonesia.id – Red Hat, penyedia solusi open source terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan bahwa perusahaan kembali meraih posisi Leader untuk ketiga kalinya berturut-turut dalam 2025 Gartner Magic Quadrant untuk Container Management.

Red Hat OpenShift, platform aplikasi hybrid cloud berbasis Kubernetes terdepan di industri, diakui karena Completeness of Vision serta Ability to Execute dalam Magic Quadrant.

Bagi Red Hat, pengakuan yang konsisten ini menegaskan kemampuan Red Hat OpenShift untuk menghadirkan platform container management yang komprehensif dan andal di berbagai lingkungan IT. Hal ini juga memperkuat komitmen Red Hat untuk menyediakan operasional yang konsisten dan standarisasi bagi organisasi yang ingin mengadopsi pendekatan cloud-native.

Red Hat OpenShift membantu perusahaan untuk menstandarkan, mengotomatisasi, dan memperluas inisiatif container mereka di berbagai lini, mulai dari pusat data, multi cloud, hingga edge.

Fitur keamanan yang terintegrasi, kemampuan manajemen tingkat lanjut, serta fokus pada produktivitas pengembang memungkinkan tim IT untuk mempercepat modernisasi aplikasi dan menghadirkan nilai bisnis dengan lebih cepat.

Gartner Magic Quadrant untuk Container Management tahun ini telah mengevaluasi 15 solusi vendor berdasarkan kelengkapan visi dan kemampuan mereka dalam mewujudkannya. Menurut Gartner, para Leader adalah mereka yang mampu mewujudkan visinya dengan baik dan memiliki posisi yang kuat untuk masa depan.

Vice President & General Manager Hybrid Cloud Platforms Red Hat, Mike Barrett mengatakan, “Kami percaya bahwa pengakuan sebagai Leader untuk ketiga kalinya berturut-turut dalam Gartner Magic Quadrant untuk Container Management membuktikan peran Red Hat OpenShift sebagai fondasi strategi IT modern.”

“Platform kami memberdayakan perusahaan untuk menstandarkan, mengotomatisasi, dan memperluas inisiatif container mereka di mana saja, mulai dari pusat data hingga multi cloud, memberikan fleksibilitas dan kontrol yang dibutuhkan untuk menjawab dinamika kebutuhan bisnis,” pungkasnya.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author