TechnologyIndonesia.id – Perkembangan industri logistik menuntut layanan pengantaran yang semakin cepat, aman, dan efisien. Terlebih, pertumbuhan e-commerce dan mobilitas masyarakat modern membuat kebutuhan distribusi barang hingga titik akhir pengiriman atau last-mile delivery menjadi semakin kompleks.
Menjawab tantangan tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menghadirkan inovasi robotika bernama DELL-E (Delivery Enhanced for Logistics & Last-mile Express), robot pengantar barang otonom yang dirancang khusus untuk lingkungan dengan akses terbatas atau restricted area.
Periset Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN, Roni Permana Saputra, menjelaskan bahwa kawasan seperti perumahan tertutup, apartemen, perkantoran, kampus, kawasan industri, hingga fasilitas pemerintahan sering menghadapi kendala dalam proses pengiriman barang.
Umumnya, kurir hanya dapat mengantar hingga pos satpam atau titik serah tertentu, sehingga penerima harus mengambil barang secara mandiri. Kondisi ini dinilai kurang efisien, terutama di area yang luas dan memiliki mobilitas internal yang kompleks.
“DELL-E dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi layanan logistik, mengurangi beban kerja manusia, menjaga konsistensi waktu pengiriman, serta meminimalkan risiko kesalahan dan kontak langsung dalam distribusi barang di lingkungan terkontrol,” ujar Roni dikutip dari laman brin.go.id.
Dalam pengembangannya, DELL-E dilengkapi teknologi navigasi berbasis multi-sensor yang mengombinasikan LiDAR, IMU, dan GPS. Integrasi ketiga sensor tersebut memungkinkan robot melakukan pemetaan lingkungan, perencanaan rute, serta bergerak secara mandiri di berbagai kondisi lingkungan.
Robot ini juga terhubung dengan aplikasi berbasis server yang memungkinkan pengguna melakukan pemesanan dan memantau status pengiriman secara real-time selama tersedia koneksi internet
Untuk menjamin keamanan, DELL-E dilengkapi sistem autentikasi berbasis QR Code. Mekanisme ini memastikan hanya penerima yang berwenang yang dapat membuka kabin dan mengambil barang.
Proses kerja DELL-E dimulai dari pemesanan melalui aplikasi, penentuan lokasi tujuan, perencanaan rute otomatis, hingga pengantaran barang secara mandiri. Selama perjalanan, robot dirancang mampu mendeteksi dan menghindari rintangan demi menjaga keselamatan operasional.
Sebagai tahap pengembangan, BRIN telah melakukan uji coba awal DELL-E di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, Bandung. Pengujian dilakukan dengan skenario pengantaran barang dari laboratorium otonom menuju pos keamanan kawasan.
Hasil pengujian menunjukkan performa yang cukup baik dalam mengikuti rute dan menghindari hambatan, meskipun masih diperlukan penyempurnaan lanjutan untuk meningkatkan keandalan sistem
“Sebagai inovasi robotika yang dikembangkan di dalam negeri, DELL-E diharapkan dapat memperkuat kemandirian teknologi nasional di bidang logistik cerdas,” ujar Roni.
Ke depan, DELL-E berpotensi menjadi bagian dari ekosistem smart city, mendukung layanan logistik otonom yang efisien, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong adopsi teknologi robot layanan di Indonesia,” pungkasnya. (Sumber: brin.go.id)
BRIN Kembangkan DELL-E, Robot Pengantar Barang di Restricted Area
