Jika Boros Energi Dibiarkan, 2030 Indonesia Impor Energi
Tahun 2030 Indonesia diperkirakan akan impor energi (semua jenis) mencapai 1,05 miliar setara barel minyak (SBM). Jenis impor akan didominasi impor BBM mencapai 57 persen, [more…]
Tahun 2030 Indonesia diperkirakan akan impor energi (semua jenis) mencapai 1,05 miliar setara barel minyak (SBM). Jenis impor akan didominasi impor BBM mencapai 57 persen, [more…]
Peristiwa kecelakaan nuklir Fukushima mempengaruhi pendapat masyarakat Jepang tentang nuklir. Pasca kecelakaan Fushima sebanyak 74 persen masyarakat Jepang menyatakan penolakannya terhadap pengoperasian nuklir. Sebelumnya 66 [more…]
Pasca kecelaan Chernobyl 1986, perkembangan teknologi PLTN di dunia mengalami revolusi. PLTN kini memiliki kemampuan keselataman mandiri, sangat aman, ekonomis dan ramah lingkungan. Hal itu [more…]
Terlepas dari pro dan kontra pembangunan PLTN di Indonesia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir tetap diperlukan. Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia, Biran Affandi [more…]
Indonesia akan memasuki era baru dalam implementasi energi baru terbarukan (EBT) jika pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang tengah dirintis PT Viron Energy terealisasi. Mengingat [more…]
Jakarta : Revitalisasi Sistem Inovasi Nasional menjadi tema Lomba Penulisan Iptek untuk Wartawan dan Penulis 2010 yang diselenggarakan Kementerian Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Masyarakat [more…]
Indonesia akan memasuki era baru dalam implementasi energi baru terbarukan (EBT) jika pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang tengah dirintis PT Viron Energy terealisasi. Mengingat hingga kini belum ada PLT-Angin yang beropersi secara komersial. Perusahaan Indonesia ini akan membangun PLT Angin berkapasitas 10MW di Desa Taman Jaya, Sukabumi. Rencananya, PLT Angin akan dibangun di lima titik dan masing-masing titik dilengkapi dengan turbin yang dapat menghasilkan dua megawatt.
JAKARTA : Ulasan yang diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman tentang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), beberapa hari lalu, terdengar lugas dan tepat. Kusmayanto [more…]