KRI dr. Soeharso Tiba di Manggarai, Perkuat Layanan Kesehatan Pascagempa NTT M7,7

Loading

TechnologyIndonesia.id – Penanganan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat. Untuk memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan layanan kesehatan, TNI Angkatan Laut mengerahkan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso-990.

KRI dr. Soeharso tiba di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, pada Jumat (21/8), setelah menempuh perjalanan dari Surabaya. Kehadiran kapal rumah sakit ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah yang fasilitas kesehatannya terdampak gempa.

Sebagai kapal bantu rumah sakit, KRI dr. Soeharso dilengkapi berbagai fasilitas medis. Di dalam kapal tersedia Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang intensif, ruang operasi, poliklinik, apotek, laboratorium, serta ruang perawatan.

Khusus untuk ruang perawatan disiapkan dua ruangan dengan masing-masing berisi 20 tempat tidur dan nantinya akan dipisahkan pasien berjenis kelamin perempuan dan laki-laki menempati satu ruang perawatan.

Kapal sepanjang 122 meter ini juga dilengkapi geladak yang dapat digunakan untuk pendaratan helikopter, sehingga mendukung proses evakuasi medis dari daerah terpencil.

Fasilitas di KRI dr. Soeharso

Selain fasilitas, KRI dr. Soeharso juga membawa tenaga medis gabungan dari TNI AL dan Kementerian Kesehatan. Tim ini siap memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam kepada masyarakat.

Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, penanganan luka, tindakan operasi, hingga penanganan kasus kegawatdaruratan. Seluruh layanan diberikan secara gratis dan sesuai dengan prioritas medis.

Hingga Sabtu (22/8/2026), KRI dr. Soeharso telah melayani 21 pasien. Rinciannya meliputi tindakan operasi patah tulang, penanganan luka robek, pelayanan rawat jalan, serta 3 pasien yang menjalani rawat inap.

Dengan hadirnya Rumah Sakit Apung ini, pemerintah berharap seluruh masyarakat di wilayah terdampak dapat memperoleh penanganan kesehatan dengan cepat dan tepat.

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu" Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *