Transformasi Parkir Digital Perkuat Smart Mobility di Kota Modern

TechnologyIndonesia.id – Transformasi layanan parkir digital kini semakin memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas perkotaan modern. Seiring meningkatnya penggunaan pembayaran non-tunai dan layanan berbasis aplikasi dalam kehidupan sehari-hari, sistem parkir tidak lagi sekadar menyediakan ruang untuk kendaraan berhenti. Lebih dari itu, parkir kini menjadi bagian penting dari ekosistem mobilitas kota yang menuntut proses yang cepat, transparan, dan terintegrasi.

Perubahan ini terlihat jelas di berbagai kota besar di Indonesia, di mana digitalisasi layanan parkir mulai diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengguna.

PT Securindo Packatama Indonesia (Secure Parking Indonesia) menilai bahwa parkir tidak lagi sekadar ruang berhenti kendaraan, melainkan salah satu titik penting dalam pengalaman mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan.

Deputy General Manager Business Development Jabodetabek Secure Parking Indonesia, Ryan Rachmat mengatakan bahwa parkir sering menjadi kesan pertama dan terakhir ketika seseorang mengunjungi suatu tempat.

“Ketika prosesnya tertib dan lancar, pengalaman pengunjung juga terasa lebih nyaman,” ujar Ryan dalam Media Gathering dan Buka Puasa Bersama Secure Parking Indonesia yang berlangsung di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, layanan parkir yang cepat, jelas, dan dapat dipercaya menjadi bagian penting dari ekosistem mobilitas kota modern. “Smart mobility pada akhirnya dimulai dari layanan sehari-hari yang tertib dan dapat diandalkan,” ujar Ryan.

Perubahan Perilaku Pengguna Dorong Digitalisasi Layanan

Pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya penggunaan smartphone lintas generasi, telah membentuk ekspektasi baru masyarakat terhadap berbagai layanan perkotaan. Pengguna kini terbiasa dengan proses yang cepat, minim antrean, serta pilihan pembayaran yang semakin praktis.

Deputy General Manager Business Development Regional Secure Parking Indonesia, Hendri menjelaskan bahwa transformasi layanan parkir tidak hanya menyangkut penggunaan teknologi baru, tetapi juga pembaruan dalam proses operasional yang mendukung layanan lebih efisien dan transparan.

“Digitalisasi kami jalankan untuk memperkuat ketertiban proses, memastikan transaksi tercatat dengan jelas, dan pada saat yang sama meningkatkan kenyamanan bagi pengguna,” kata Hendri.

Melalui sistem digital terintegrasi, proses masuk dan keluar kendaraan dapat tercatat secara otomatis, sementara pembayaran parkir kini dapat dilakukan melalui berbagai metode non-tunai, mulai dari kartu elektronik hingga platform pembayaran digital.

Secure Parking saat ini mengelola sekitar 1.700 lokasi parkir yang telah bertransformasi digital di seluruh Indonesia, mencakup berbagai properti termasuk pusat perbelanjaan, kawasan perkantoran, rumah sakit, serta fasilitas publik lainnya.

Evolusi Sistem Parkir Digital

Sebagai bagian dari transformasi layanan, Secure Parking mengembangkan sistem operasional berbasis teknologi yang berevolusi dari Epsilon Parking System (EPS) menuju pengembangan sistem terbaru eNOS.

Sistem ini memungkinkan kendaraan dikenali secara otomatis menggunakan teknologi License Plate Recognition (LPR), sementara proses pembayaran parkir dapat dilakukan melalui telepon genggam maupun perangkat pembayaran digital yang tersedia di area parkir.

Sistem operasional tersebut juga diperkuat dengan berbagai perangkat pendukung, termasuk pembayaran berbasis QR serta teknologi Flap Lock yang memungkinkan proses pembayaran dilakukan secara mandiri tanpa transaksi manual di pintu keluar.

“Tujuan utamanya sederhana: membuat pengalaman parkir menjadi lebih cepat, lebih praktis, dan lebih transparan bagi pengguna,” ujar Hendri.

Saat ini teknologi eNOS telah diterapkan di sejumlah lokasi di Jakarta, termasuk Plaza Indonesia dan PIK Avenue, serta mulai diperluas ke beberapa kota lain di Indonesia.

Integrasi Sistem dan Transparansi Operasional

Selain meningkatkan pengalaman pengguna, digitalisasi juga memperkuat tata kelola operasional parkir.

General Manager Business Development Secure Parking Indonesia, Sofian Chandra menjelaskan bahwa integrasi sistem pembayaran digital memungkinkan seluruh transaksi tercatat secara otomatis sehingga pengelolaan parkir menjadi lebih transparan dan akuntabel.

“Dengan sistem yang terintegrasi, transaksi parkir dapat tercatat secara sistematis sehingga prosesnya lebih praktis bagi pengguna dan lebih mudah dipantau oleh pengelola kawasan,” ujar Sofian.

Saat ini Secure Parking mengintegrasikan berbagai metode pembayaran digital, mulai dari kartu elektronik, server-based banking, virtual account, hingga berbagai platform e-wallet dan mobile banking.

Penguatan Implementasi Smart Mobility

Memasuki tahun 2026, layanan parkir digital Secure Parking mulai memasuki fase penguatan implementasi.

Deputy Managing Director Secure Parking Indonesia, Queenta Sylvia mengatakan bahwa fokus perusahaan ke depan bukan hanya memperkenalkan teknologi baru, tetapi memastikan standar layanan dapat diterapkan secara konsisten di berbagai lokasi operasional.

“Tahun 2026 merupakan fase penguatan implementasi. Bukan sekadar menghadirkan inovasi, tetapi memastikan sistem yang sudah berjalan dapat memberikan pengalaman layanan yang semakin stabil dan konsisten bagi pengguna,” jelas Queenta.

Upaya tersebut mencakup perluasan penerapan sistem digital di berbagai lokasi, peningkatan standar operasional layanan, serta penguatan integrasi teknologi yang mendukung pengalaman parkir yang lebih efisien.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author