![]()
TechnologyIndonesia.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menyelenggarakan Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026 pada 21–24 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menemukan, membina, mengembangkan, sekaligus memberikan apresiasi kepada talenta riset dan inovasi Indonesia.
Tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa atau periset, IRIFair 2026 menjangkau talenta sejak jenjang sekolah menengah hingga mereka yang telah memasuki ekosistem riset dan inovasi. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya BRIN membangun talent pipeline atau jalur pengembangan talenta riset dan inovasi secara berkelanjutan.
Kepala BRIN Arif Satria menegaskan bahwa pengembangan talenta riset perlu dilakukan sebagai sebuah proses jangka panjang, sejak potensi mulai ditemukan hingga talenta mampu menghasilkan kontribusi bagi pembangunan.
“Talenta riset tidak lahir secara instan. Potensi perlu ditemukan sejak dini, kemudian diberi ruang untuk tumbuh melalui pembinaan, pengalaman riset, pendampingan, jejaring, dan akses terhadap ekosistem yang mendukung,” ujar Arif.
Menurut dia, IRIFair dirancang agar perjalanan tersebut dapat saling terhubung, mulai dari rasa ingin tahu generasi muda hingga kemampuan menghasilkan karya yang memberikan dampak bagi Indonesia.
Sejumlah program dalam IRIFair 2026 disiapkan untuk menjangkau berbagai jenjang talenta. Salah satunya B-BRAVE (BRIN Bootcamp for Research Ability and Visionary Experience) yang diperuntukkan bagi siswa SMA atau sederajat kelas X dan XI.
Peserta memperoleh mentoring intensif dari periset BRIN untuk mengeksplorasi dan mengembangkan kreativitas serta potensi riset pada klaster sains, teknologi dan rekayasa, serta sosial.
B-CREATIVE (BRIN Competition for Advanced Research and Innovation) yang mempertemukan mahasiswa S2 dalam kompetisi riset tugas akhir. BRINATHON – BRIN Idea Marathon untuk para mahasiswa D4/S1 dalam kompetisi gagasan riset berbentuk Idea Concept of Paper atau proposal riset.
IRIFair 2026 juga menghadirkan berbagai program pengembangan kapasitas. Nuclear Talent School, Aerospace Talent School, S&T Talent School bertema Short Course on Science and Technology Diplomacy: Elevating Science, Research and Innovation for Global Collaboration.
IRIFair juga menyediakan Science Class bagi guru sekolah menengah, dengan kelas seperti Systematic Literature Review, AI Ethic for Scientific Writing, serta Data Analysis and Interpretation.
Puncak IRIFair 2026 akan berlangsung melalui Road to Talent Fest Manajemen Talenta Nasional Bidang Riset dan Inovasi, Kamis, 24 September 2026, di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie BRIN, Jakarta.
Arif berharap IRIFair dapat memperkuat mata rantai pembinaan talenta nasional, sehingga generasi muda tidak hanya mengenal riset sebagai kegiatan akademik, tetapi melihatnya sebagai ruang untuk berkarya dan memberikan kontribusi.
Menurutnya, perjalanan talenta tidak berhenti ketika seseorang memenangkan kompetisi atau menyelesaikan penelitian. Talenta harus terus berkembang menuju kontribusi dan dampak yang lebih luas.
“Itu sebabnya kita perlu membangun ekosistem yang menjaga kesinambungan perjalanan mereka, dari sekolah, perguruan tinggi, dunia riset, hingga industri,” pungkas Arif.

