Akamai dan NVIDIA Hadirkan Zero Trust Agentless untuk Amankan Infrastruktur Vital

TechnologyIndonesia.id – Akamai menghadirkan terobosan baru dalam keamanan siber dengan meluncurkan solusi agentless Zero Trust segmentation yang didukung oleh teknologi NVIDIA BlueField Data Processing Unit (DPU). Kolaborasi ini dirancang untuk melindungi infrastruktur vital yang selama ini sulit diamankan, terutama di sektor teknologi operasional (OT) dan sistem kontrol industri (ICS).

Solusi ini menggabungkan perangkat lunak Akamai Guardicore Segmentation dengan kemampuan hardware NVIDIA BlueField DPU, memungkinkan perlindungan sistem tanpa perlu memasang software agent langsung pada perangkat yang sensitif atau sudah berusia lama.

Perusahaan-perusahaan dapat mengimplementasikan pendekatan keamanan “agentless” yang terisolasi melalui hardware ini agar bisa menyesuaikan diri dengan persyaratan regulasi terbaru yang sangat ketat serta menurunkan profil risiko mereka dalam pengajuan asuransi siber.

Melindungi infrastruktur penting selalu menjadi tantangan. Sebagian besar perangkat keamanan siber mengharuskan instalasi agent — komponen software — secara langsung pada komputer.

Namun, karena ancaman siber kini semakin menyasar lingkungan-lingkungan yang sangat vital, perusahaan-perusahaan membutuhkan cara yang lebih baik untuk melindungi aset-aset penting, termasuk pengontrol khusus yang digunakan pada instalasi pengolahan air, jaringan listrik, dan pabrik.

Banyak dari sistem-sistem tersebut sudah terlalu tua atau terlalu sensitif untuk menjalankan software tambahan tanpa menimbulkan risiko gangguan sistem atau penurunan performa operasional. Akibatnya, perusahaan-perusahaan seringkali terpaksa membiarkan infrastruktur penting dalam keadaan terpapar dan rentan.

Dengan mengalihkan proses keamanan yang dapat dikonfigurasi pengguna dari sistem host ke NVIDIA BlueField DPU, solusi terpadu ini memungkinkan penerapan Zero Trust segmentation tanpa memerlukan software agent pada sistem yang sensitif atau lawas.

Solusi ini menyediakan visibilitas mendalam secara out‑of‑band atau independen terhadap berbagai sistem, jaringan, dan aplikasi, tanpa menimbulkan gangguan operasional. Kebijakan-kebijakan keamanan dapat ditegakkan secara real time dan mampu membentuk batas perlindungan yang kuat bagi sistem-sistem operasional yang vital. Hasilnya adalah pemahaman operasional yang lebih andal dan peningkatan ketahanan siber secara menyeluruh.

Selain fungsi segmentasi, solusi ini juga mampu mendeteksi anomali pada koneksi jaringan serta indikator penyusupan. Dengan pendekatan tanpa agen ini, perusahaan dapat menyaring ancaman dan mengisolasi sistem yang disusupi pada tingkat hardware, sehingga mampu mengurangi serta menghambat penyebaran ancaman bahkan ketika komputer utama fasilitas berhasil dibobol.

Karena NVIDIA BlueField berfungsi sebagai pelindung independen berbentuk “bump-in-the-wire”, pengguna dapat mengamankan peralatan industri yang sensitif dengan dampak minimal terhadap performa sistem maupun waktu operasional mesin.

“Apa pun yang Anda jalankan, instalasi pengolahan air atau kluster komputasi berperforma tinggi (HPC), prioritas Anda adalah memastikan sistem tetap berjalan pada performa maksimal. Anda tidak bisa membiarkan software keamanan menurunkan performa,” kata Ofer Wolf, Senior Vice President, Enterprise Security di Akamai.

Di masa lalu, lanjutnya, lingkungan seperti ini sangat sulit diamankan karena mesin yang ada tidak dapat menangani beban tambahan dari alat keamanan konvensional tanpa menimbulkan risiko gangguan pada sistem atau memperlambat perhitungan vital. Akamai dan NVIDIA mengubah hal tersebut.

“Dengan mengalihkan fungsi segmentasi dan observabilitas ke DPU, kami memberi kemampuan kepada berbagai organisasi untuk menghentikan serangan secara langsung sekaligus memaksimalkan kemampuan CPU untuk menangani beban komputasi berat yang menjadi fungsi utamanya,” ujar Ofer Wolf.

Kevin Deierling, Senior Vice President, Networking di NVIDIA mengatakan bahwa AI secara mendasar tengah mengubah dunia bisnis, dan ketika otomatisasi berkembang dalam skala besar, perlindungan terhadap data dan sumber daya perusahaan menjadi sangat penting – tetapi keamanan tidak boleh mengorbankan uptime maupun ketahanan sistem.

“Melalui integrasi kemampuan segmentasi Akamai secara langsung ke NVIDIA BlueField, berbagai organisasi dapat menerapkan Zero Trust pada lapisan infrastruktur, sehingga operasional paling sensitif dapat terlindungi tanpa mengorbankan stabilitas sistem maupun performa produksi,” ujar Kevin.

Kolaborasi antara Akamai dan NVIDIA ini hadir di saat yang tepat. Asesmen terbaru dari pemerintah federal AS menyoroti sektor energi dan transportasi sebagai target utama pihak-pihak yang berniat menimbulkan disrupsi secara luas pada saat ini.

Setiyo Bardono

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu"
Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

You May Also Like

More From Author