KIOTEC Perkuat SDM Kelautan Indonesia melalui Pelatihan Penilaian Kualitas Air

Loading

TechnologyIndonesia.id – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan pengelolaan laut dan pesisir yang berkelanjutan. Hal tersebut diwujudkan melalui program Korea-Indonesia Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center (KIOTEC) yang menggelar pelatihan penilaian kualitas air bagi para profesional kelautan pemula atau Early Career Ocean Professionals (ECOP) di Indonesia.

Program bertajuk Marine Survey Equipment Training (MSET) – Water Quality Assessment tersebut berlangsung selama empat hari, 3–6 Agustus 2026, di KIOTEC Ancol, Jakarta.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Korea–Indonesia Ocean Technology Capacity Enhancement Actions (KIOTEC-CEA), sebuah Decade Action yang secara resmi mendapat dukungan dalam UN Decade of Ocean Science for Sustainable Development 2021–2030.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas teknologi kelautan dan keahlian teknis para Profesional Kelautan Pemula atau Early Career Ocean Professionals (ECOP) di Indonesia.

Pelatihan intensif selama empat hari ini diikuti oleh 40 penerima beasiswa magister KIOTEC dari sembilan universitas mitra di Indonesia, yaitu ITB, IPB University, UGM, UNDIP, UNPATTI, UNHAS, UNPAD, UB, dan UNUD.

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis sekaligus meningkatkan kapasitas dalam menyusun rekomendasi pengelolaan kualitas perairan berdasarkan hasil penelitian dan analisis data.

Mengusung pendekatan field-to-policy, sesi MSET kali ini berfokus pada penilaian kualitas air melalui rangkaian kegiatan yang mencakup pengambilan sampel di lapangan, analisis laboratorium, hingga pengolahan dan interpretasi data lingkungan.

Peserta memperoleh pengalaman langsung menggunakan berbagai instrumen, seperti Niskin bottle untuk pengambilan sampel air, CTD WiMO untuk mengukur parameter fisika perairan, serta spektrofotometer UV-Vis untuk analisis nutrien.

Pelatihan ini memadukan materi dari para pakar BRIN dan IPB University dengan praktik lapangan, analisis laboratorium, serta pengolahan data yang difasilitasi oleh para spesialis KIOTEC dan BlueArc Global.

Pembukaan pelatihan dipimpin oleh Dr. Park Hansan, Manajer Proyek KIOTEC sekaligus Wakil Ketua IOC-UNESCO, yang menekankan pentingnya menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan penerapannya di lapangan dalam pengembangan kapasitas kelautan.

“Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis dan kemampuan analitis peserta dalam pemantauan kualitas perairan, sekaligus membekali mereka untuk menerjemahkan temuan ilmiah menjadi rekomendasi praktis yang mendukung pengelolaan pesisir dan perikanan yang berkelanjutan,” kata Dr. Park.

Rangkaian MSET ditutup bersamaan dengan pembukaan Awardee Seminar 2026, yang dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Kelautan Kemenko Pangan, Yanti Permatasari, serta Sekretaris BPPSDMKP, Dr. Lilly Aprilya Pregiwati, melalui tayangan video.

Keduanya menegaskan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia kelautan sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung pengelolaan sumber daya kelautan dan pembangunan maritim Indonesia yang berkelanjutan.

Pada seminar tersebut, para penerima beasiswa juga mempresentasikan rencana penelitian tesis yang dinilai langsung oleh tujuh profesor dari Pukyong National University (PKNU), Korea Selatan, sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan kualitas riset kelautan.

Melalui penyelenggaraan MSET secara berkelanjutan, proyek ODA KIOTEC terus memperkuat kolaborasi antara Republik Korea dan Indonesia dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia kelautan.

Program ini menjadi salah satu wujud implementasi kerja sama Official Development Assistance (ODA) yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis peserta, tetapi juga mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan sebagai dasar penyusunan kebijakan pengelolaan kelautan yang berkelanjutan.

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu" Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *