BRIN Uji Model Oil Rig Karya Mahasiswa, Dorong Inovasi Eksplorasi Laut

TechnologyIndonesia.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendukung pengembangan inovasi teknologi kelautan melalui keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi desain anjungan lepas pantai atau oil rig. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitas pengujian model hasil rancangan mahasiswa dalam ajang Oil Rig Design Competition (ORDC) pada rangkaian Ocean Engineering Exhibition and Competition (OCEANO) 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 29-30 Oktober 2026 ini diselenggarakan oleh Laboratorium Mekanika Fluida BRIN bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Kelautan (HIMATEKLA), Fakultas Teknologi Kelautan (FTK), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Manajer Laboratorium Mekanika Fluida BRIN, Fariz Maulana Noor, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi wujud komitmen BRIN dalam mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur riset nasional melalui sistem open platform.

Melalui pendekatan tersebut, fasilitas riset BRIN tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian, tetapi juga menjadi sarana edukasi sekaligus wadah menjaring talenta muda berbakat di bidang teknologi maritim.

Ajang ini memamerkan lompatan inovasi desain miniatur anjungan lepas pantai tipe semi-submersible dari enam tim finalis terbaik berbagai perguruan tinggi nasional. Seluruh maket diuji secara riil di dalam fasilitas riset strategis Kolam Maneuvering Ocean Basin (MOB) LHI BRIN di Surabaya. 

Pengujian dilakukan menggunakan instrumentasi sensor canggih untuk mengukur parameter teknis yang ketat, meliputi Load Test (kemampuan struktur menahan beban), Buoyancy Test (stabilitas struktur di air), dan Motion Test (respons dinamis terhadap beban gelombang laut).

Peneliti Ahli Muda Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset dan Kawasan Sains dan Teknologi BRIN, Nurman Firdaus berperan sebagai juri dalam kompetisi ORDC ini, memberikan dukungan penuh kepada para peserta.

“Keterlibatan para inovator muda sangat penting untuk menjawab tantangan eksplorasi laut dalam di Indonesia. Melalui materi penilaian terkait Analisis Eksperimental Hidrodinamika dan Kriteria Desain Anjungan Lepas Pantai, kompetisi ini mampu memacu lahirnya rancang bangun struktur bangunan laut yang aman, tangguh, berkelanjutan serta memiliki keandalan hidrodinamika tinggi,” terangnya.

Selain ORDC, rangkaian OCEANO 2026 juga menghadirkan berbagai kompetisi lain seperti Jacket Design Competition (JDC), Paper and Innovation Competition (PIC), serta Ocean Science Olympiad (OSO) untuk tingkat SMA/SMK sederajat.

Melalui sinergi strategis antara akademisi kampus dan lembaga riset pemerintah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem inovasi guna mendukung keberlanjutan sektor energi maritim nasional. (Sumber: brin.go.id)

Editor www.technologyindonesia.id, penulis buku Kumpulan Puisi Mengering Basah (Arus Kata, 2007), Mimpi Kereta di Pucuk Cemara (PasarMalam Production, 2012), dan Aku Mencintaimu dengan Sepenuh Kereta (eSastera Malaysia, 2012). Novel karyanya: Koin Cinta (Diva Press, 2013) dan Separuh Kaku (Penerbit Senja, 2014). Buku terbarunya, Antologi Puisi Kuliner "Rempah Rindu Soto Ibu" Email: setiakata@gmail.com, redaksi@technologyindonesia.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *